Cegah Penyebaran COVID-19 dengan berbuat baik dan Tidak Egois

Berikut perbuatan baik & tidak egois yang dapat membantu mencegah Penyebaran COVID-19:

1. Perbanyak informasi dari sumber yang terpercaya, lalu sebarkan ke orang lain.

Saat ini di media sosial banyak bertebaran informasi yang simpang-siur tentang coronavirus covid-19 ini.

Sekarang saatnya kak say dan kita semua pintar memilah & memilih informasi dari sumber yang terpercaya, seperti situ berita yang kredibel, dokter dan ahli medis berpengalaman atau sumber seperti dari Kementerian Kesehatan, WHO, UNICEF, Palang Merah Indonesia dan lain-lain.

Bila kita bisa menyaring dan memilah berita yang kemudian kita sebarkan ke orang lain, hal ini akan membantu banyak pihak untuk bisa mengambil langkah yang tepat. Misalnya bagaimana cara kita mencuci tangan, makanan apa yang harus kita hindari, atau cara pemeriksaan coronavirus yang tepat.

2. Bantu dan rawat orang tua, anak-anak, orang berkebutuhan khusus serta juga orang-orang dengan riwayat atau sedang menderita diabetes, jantung & asma.

Kita dianjurkan untuk merawat orantua yang sudah membesarkan kita bukan, kak say? Kasus penyebaran coronavirus ini adalah saat yang tepat untuk mempraktikannya.

Orang yang sudah berusia di atas 50 tahun memiliki resiko 2 (dua) kali lebih besar terkena coronavirus covid-19 dibandingkan dengan orang berusia lebih muda. Kenapa? Karena seiring bertambahnya usia, kemampuan metabolisme tubuh juga semakin menurun dan berakibat juga semakin menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga lebih rentan dimasuki bakteri dan virus.

Begitu juga dengan penderita diabetes di mana kandungan gula darah tinggi di tubuh mereka membuat imunitas tubuh mereka juga menjadi jauh lebih lemah dan amat rentan dengan coronavirus. Begitu pun dengan penderita asma, jantung dan paru-paru karena sistem pernapasan mereka terganggu, sementara coronavirus covid-19 ini pada akhirnya akan menyerang sistem pernapasan.

Lalu tindakan baik apa yang bisa kita lakukan?

  • Rawat orangtua dan anggota keluarga kita atau teman-teman yang memiliki resiko tinggi itu
  • Anjurkan mereka untuk sebisa mungkin tidak keluar rumah, meskipun mereka dalam kondisi prima. Hal ini karena penyebaran coronavirus covid-19 yang begitu cepat. Meskipun kita tidak langsung bertatap muka dengan yang mengidap coronavirus, kemungkinan untuk tertular masih sangat besar. Kejadian pasien coronavirus pertama di Depok, Jawa Barat, itu karena mereka kebetulan berada di area yang sama dengan warga Jepang yang mengidap virus tersebut. Mereka tidak saling kenal, boro-boro ngobrol atau melakukan kontak fisik. Tapi mereka bisa tertular.
  • Utamakan hand sanitizer dan masker untuk orangtua dan penderita penyakit diabetes, kanker, jantung, asma dan paru-paru. Hal ini juga dikarenakan mudahnya mereka tertular.

  • Rawat mereka dengan memberikan makanan dan suplemen tambahan yang kaya akan vitamin, antioksidan dan nutrisi lengkap untuk menjaga kondisi tubuh mereka. Perbuatan baik meski lewat hal sekecil itu akan sangat membantu loh kak.
  • Di saat seperti ini, bersikap “cerewet” juga jadi salah satu tindakan baik yang amat sangat diperlukan loh kak say. Cerewet di sini dalam artian gak sungkan mengingatkan orang di dekat kita dan yang kita sayangi untuk selalu ingat dan rajin dalam melakukan 3 hal dasar seperti: rajin mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir selama, paling tidak, 20 detik; menutup hidung dan mulut jika bersin atau batuk; mengingatkan mereka untuk rutin minum obat; mengingatkan untuk tidak keluar rumah bila tidak ada hal yang penting-penting banget; dan cerewet dalam mengingatkan mereka untuk berobat jika mereka sakit. Jadi di sini, “cerewet” itu artinya sayang yah kak.