Ekstrak_Jeruk_Alami_miscella_g

Mengapa Ekstrak Jeruk Alami Dalam Miscella-G Amat Baik Untuk Kesehatan & Kekebalan Tubuh?

  • Jeruk merupakan buah rendah kalori dan penuh nutrisi.
  • Jeruk merangsang kulit yang jernih, sehat dan dapat membantu menurunkan resiko kita terhadap banyak penyakit.
  • Memiliki lebih dari 170 fitokimia dan lebih dari 60 flavonoid.
  • Antioksidan berbentuk flavonoid jumlahnya melimpah dalam serabut putih pada jeruk. Flavonoid yang terdapat pada jeruk adalah naringen dan hisperidin.
  • Kedua jenis flavonoid tersebut memberikan perlindungan yang kuat pada sistem kekebalan tubuh, sehingga Anda terhindar dari peradangan dan penyakit infeksi yang mengancam. 
  • Jeruk telah terbukti berkhasiat sebagai zat anti-inflamasi (anti peradangan).
  • Khasiat nyata sebagai antioksidan.
  • Kandunga Vitamin C dalam jeruk mencapai 53.2 mg per 100 gram atau mencukupi 90% kebutuhan tubuh akan vitamin C per harinya. 
Ekstrak_jeruk_miscella-G

Manfaat Ekstrak Jeruk Dalam Miscella-G Untuk Tubuh Anda

  • Mencegah Penyakit Jantung & Stroke
  • Membantu mencegah oksidasi kolesterol yang diakibatkan oleh radikal bebas. Jika teroksidasi, kolesterol dapat menempel di dinding arteri dan membentuk plak yang memicu pengerasan dinding arteri atau ateroklerosis.
  • Kandungan serat pektin yang mampu mengikat kolesterol dengan asam empedu di dalam usus besar. Akibatnya, penyerapan ulang kolesterol bisa ditekan dan kadar kolesterol di dalam darah pun berkurang.
  • Kandungan potasium dan flavanone herperidin di dalam buah jeruk dan ekstraknya membantu menurunkan darah tinggi. WHO juga menyarankan agar buah-buahan citrus disertakan dalam program diet untuk pencegahan penyakit kardiovaskular seperti jantung serta stroke.

Menurunkan Resiko Terkena Penyakit di Usus Besar

  • Tingginya serat pektin pada buah jeruk juga membantu tubuh manusia menangkap senyawa kimia penyebab kanker dan menjauhkannya dari sel-sel usus besar. Pektin juga melindungi membran mukosa pada usus besar dengan mengurangi paparan senyawa beracun.
  • Penelitian yang dikaji CSIRO bahkan menunjukkan bahwa diet yang menyertakan buah-buahan citrus menyediakan perlindungan terhadap beberapa jenis kanker secara signifikan.

Mengontrol Kadar Gula Darah

  • Serat dalam Buah jeruk berfungsi untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Gula alami dalam buah jeruk, fruktosa, juga menjaga kadar gula agar tidak naik terlalu tinggi setelah makan. Karena itulah jeruk dikenal sebagai salah satu buah yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus.
  • Jeruk mengandung antioksidan antingerin yang membantu menjaga berat badan agar tetap ideal, mencegah obesitas, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Ketiganya merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam perawatan penderita diabetes melitus.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kandungan Vitamin C yang tinggi dalam jeruk sudah terbukti meningkatkan daya tahan tubuh.

Mencegah Pembentukan Batu Ginjal

Penelitian oleh British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa risiko pembentukan batu ginjal kalsium oksalat berkurang pada wanita yang meminum setengah hingga 1 liter sari buah jeruk, buah anggur, dan buah apel setiap hari. Kadar pH dan eksresi asam sitrat juga meningkat pada urin mereka.

Di MISCELLA-G, kandungan ekstrak jeruk alami membuat Anda tidak perlu lagi mengonsumsi jeruk untuk mendapatkan manfaat maksimalnya. 

Mengurangi Resiko Terkena Penyakit Radang Sendi

Penelian yang diterbitkan dalam “American Journal of Clinical Nutrition” menyatakan jika meminum segelas sari jeruk setiap hari dapat menurunkan resiko terkena radang sendi secara signifikan. Dari 25 ribu partisipan, mereka yang asupan zeaxaanthinnya paling tinggi memiliki risiko 52% lebih rendah, sedangkan yang asupan cryptoxanthinnya tertinggi memiliki pengurangan risiko sebesar 49%.

Kandungan ekstrak jeruk alami di MISCELLA-G membuat Anda bisa mendapatkan khasiat maksimal setiap harinya. 

Membantu Menyehatkan Sistem Pernapasan

  • Jeruk termasuk buah yang memiliki kandungan beta cryptoxanthin tinggi selain buah labu,buah pepaya, peach, dan jagung.
  • Penelitian yang diterbitkan di “Cancer Epidemiology,Biomakers, and Prevention” mengungkap bahwa orang-orang yang mengonsumsi makanan kaya cryptoxanthin memiliki risiko terkena kanker paru 27% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsinya.