Seram_11_efek_buruk_gula_ke_kesehatan_dan_imunitas
Infografis 11 Efek Buruk Gula bagi Kesehatan & Imunitas Tubuh

Gula memang amat penting untuk tubuh sebagai penyedia energi tubuh. 

Tetapi, terlalu banyak mengonsumsi gula membawa pengaruh buruk ke kesehatan dan imunitas tubuh.

Mulai dari menimbulkan obesitas, diabetes, hingga menurunkan imunitas tubuh. 

Berikut 11 efek buruk gula untuk kesehatan dan imunitas tubuh.

Ilustrasi Gula Tambah Beratb Badan (shutterstock)

1. Menambah Berat Badan & Menimbulkan Obesitas

Beberapa orang memang ingin menambah berat badan sih, ya. Tapi yah itu menambah masa otot, bukan malah menimbul lemak ya, kak say.

Nah, terlalu banyak konsumsi gula (makanan atau minuman yang bisa memicu peningkatan gula darah) akan membuat kita justru makin haus dan makin laper loh, karena gula itu memicu hormon yang namanya leptine yang fungsinya untuk mengatur rasa lapar kita.

Nah, gula itu akan membuat leptine itu “mati rasa” sehingga gak heran kalo kita minum minuman soda, es teh manis atau minuman kemasan yang banyak pemanis buatan itu, kita biasanya merasa haus dan laper terus, kan? Makanya gak heran kalo kita gak jaga diri makanan & minuman manis, maka efeknya badan kita melar & lama-lama kena obesitas deh.

11_efek_buruk_gula_Diabetes_dan_jantung
Ilustrasi Sakit Jantung dan Diabetes (image courtesy of The Arab Hospital Magazine)

2. Terlalu Banyak Gula Timbulkan Diabetes Dan Sakit Jantung

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa terlalu banyak konsumsi gula & karbohidrat akan memicu terjadinya obesitas, menumpuknya lemak trigliserida, meningkatnya kadar gula darah, meningkatnya tekanan darah dan akhirnya meningkatnya peluang terjadinya peradangan di dalam tubuh.

Penelitian juga menunjukkan bahwa dari 30.000 yang diteliti, sebanyak 38% di antaranya punya peluang terkena penyakit jantung karena sering mengonsumsi makanan & minuman yang ditambahkan pemanis buatan.

Bayangin aja kak say, dalam satu kaleng minuman soda tuh terdapat 52 gram gula yang sudah lebih dari 10% dari asupan harian yang kita butuhkan. Bandingkan saja dengan minuman boba atau bubble tea itu rata-rata lebih dari 92 gram. Berapa banyak gula tuh! Serem gak sih?

3. Efek Buruk Gula: Bisa Picu Banyak Jerawat

11_efek_buruk_unutk_gula_dan_kesehatan_jadi_lebih_banyak_jerawat_miscella_g
lustrasi Jerawat Jadi Lebih Banyak (image cortesy Medical News Today)

Kak say, makanan & minuman yang kita konsumsi itu bisa terbagi dua: yang memiliki indeks glikemik dan indeks glikemik rendah. Indeks glikemik itu adalah takaran kecepatan makanan kita diubah menjadi gula darah. Nah, semakin tinggi indeks glikemik sebuah makanan/ minuman, maka akan semakin cepat pula diubah jadi gula darah. Semakin banyak kita konsumsi makanan berindeks glikemik tinggi, maka semakin banyak juga gula darah menumpuk dalam tubuh.

Nah kandungan gula tinggi akan memicu kadar gula darah dan kerja insulin sehingga juga memicu kerja kelenjar androgen, produksi minyak yang lebih besar dan juga memperbesar resiko peradangan.

Sebuah penelitian yang melibatkan 2.300 remaja membuktikan bahwa mereka yang mengonsumi makanan dan minuman manis dalam jumlah besar akan berpeluang punya jerawat 30% lebih besar!

Artinya? Potensi kita menderita sakit pun lebih besar!

11_efek_buruk_gula_untuk_kesehatan_dan_imunitas_Lemahkan_imunitas
Ilustrasi Efek Buruk Gula pada Imunitas (Image courtesy of Huffington Post)

4. Efek Buruk Gula Lemahkan Imunitas Tubuh

Kak say, sebuah penelitian yang telah dilakukan sejak tahun 1970’an menyebutkan bahwa mengonsumsi sekaleng minuman soda atau permen yang rasanya manis banget akan menghentikan sementara sistem kekebalan tubuh kita selama beberapa jam.

Nah, bayangin aja kalo kita konsumsi minuman dan makanan dengan kadar gula tinggi beberapa kali sehari, berapa jam tuh sistem kekebalan tubuh kita akan berhenti?

Apalagi sekarang lagi merebak coronavirus COVID-19 yang amat membutuhkan sistem kekebalan tubuh kita.

11_efek_buruk_gula_ke_kesehatan_dan Imunitas_diabetes_tipe_2_miscella_g
Ilustrasi Cek Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Tipe 2 (image courtesy of Time.Com)

5. Efek Buruk Gula - Timbulkan Diabetes Tipe 2

Kak Say, data dari Sample Registration Survey pada tahun 2014 menunjukkan bahwa diabetes itu adalah penyebab kematian terbesar ketiga di Indonesia (sebesar 6,7% dari total kematian, setelah stroke (21,1%) dan penyakit jantung coroner (12,9%).

Dan data itu semakin bertambah loh setiap tahunnya karena Organisasi Kesehatan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WHO) memperkirakan bahwa akan ada 30 juta penderita diabetes di tahun 2030.

Diabetes ini penyakit berbahaya karena bisa memicu munculnya penyakit lain seperti kerusakan kulit, penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa membuat kita bisa kemasukan virus berbahaya, hingga ke jantung.

Konsumsi gula berlebih bisa membuat kerja insulin menjadi terhambat. Insulin sendiri adalah hormon penting yang diproduksi oleh pankreas yang berfungsi layaknya rem dalam mengubah & mengontrol kadar gula darah. Nah, bila insulin ini terkendala maka jumlah gula darah jadi tidak bisa dikontrol dan akhirnya menimbulkan diabetes.

Diabetes tipe 2 ini umumnya lebih disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, salah satunya akibat terlalu sering mengonsumsi minuman dan makanan manis, serta yang punya tingkat kolesterol tinggi. Diabetes 2 ini munculnya pelan-pelan, loh! Waktu usia remaja dan awal 20’an sih boleh aja merasa aman suka mengonsumsi makanan dan minuman manis. Efeknya akan terasa di usia 30 dan 40’an. Kalo sudah gitu sih, udah susah untuk disembuhkan kak say.

11_efek_buruk_gula_ke_kesehatan_Imunitas_Makanan_manis_berlemak_miscella_g
Ilustrasi Makanan Berlemak Dan Manis (Image Courtesy of Global News 24)

6. Terlalu Banyak Gula Perbesar Resiko Kanker

Nah ini masih ada kaitannya dengan hubungan konsumsi gula berlebih dan penurunan kerja hormon insulin nih, kak say.

Sebuah penelitian yang melibatkan 430.000 orang mendapatkan fakta bahwa yang sering mengonsumsi makanan & minuman yang memakai pemanis buatan akan punya resiko lebih besar terkena kanker, seperti kanker esofagus (kanker kerongkongan), kanker paru-paru dan kanker usus.

Nah ada lagi penelitian yang menemukan fakta bahwa perempuan yang sering ngemil makanan & minuman yang memakai pemanis buatan akan memiliki resiko terkena kanker rahim daripada yang membatasi. Serem kan kak?

11_efek_buruk_gula_ke_kesehatan_dan_imunitas_Timbulkan_depresi
Ilustrasi Gula Timbulkan Depresi (image courtesy of Zovon.Com)

7. Terlalu Banyak Gula Picu Dperesi

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa terlalu banyak mengonsumsi minuman & makanan kemasan yang menambahkan pemanis buatan akan membuat kita lebih rentan terkena depresi. Hal ini karena kandungan gula darah yang disebabkan oleh pemanis buatan akan mengganggu fungsi saraf dan bisa menimbulkan gangguan pada kesehatan mental bila terjadi terus menerus.

Sebuah penelitian yang melibatkan 8.000 orang selama 22 tahun menunjukkan fakta bahwa yang mengkonsumsi lebih dari 67 gram gula setiap hari akan memiliki resiko terkena depresi sebanyak 23% lebih besar daripada orang yang mengonsumsi kurang dari 40 gram gula setiap harinya.

11_efek_buruk_gula_penuaan_dini_miscella_g
Ilustrasi Gula Picu Penuaan Dini (image courtesy of Truth In Aging)

8. Terlalu Banyak Gula Picu Penuaan Dini

Kak Say, kulit keriput itu memang alami. Seiring bertambahnya usia dan semakin berkurangnya produksi kolagen alami dalam tubuh akan membuat kulit kita akan jadi keriput.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa perempuan yang hobi mengkonsumsi makanan ber-karbohidrat & mengandung pemanis tinggi akan lebih cepat keriput dibandingkan dengan perempuan yang lebih memilih makanan berprotein tinggi dan rendah karbohidrat.

11_efek_buruk_gula_hancurkan_sel_sel_tubuh
Ilustrasi Gula Merusak Sel-Sel Tubuh (image courtesy of Medical News Today)

9. Terlalu Banyak Gula Bisa Cepat Rusak Sel-Sel Tubuh

Di dalam sel tubuh kita terdapat molekul yang dinamakan kromosom, sebuah molekul yang menjadi pusat informasi genetik (DNA) kita.

Nah di ujung pusat informasi genetik itu ada bagian yang disebut telomer dan memproduksi enzim telemorase, yang fungsinya membuat sel-sel kita terus berganti dan kemudian mencegah penuaan.

Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dan makanan manis, akan membuat usia telomer ini menjadi lebih singkat dan ujungnya kulit kita akan jadi lebih cepat keriput.

Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa mengonsumsi hampir 600 miligram makanan dan minuman manis dengan pemanis buatan akan membuat kulit kita lebih cepat keriput dan kita akan keliatan 4-5 tahun lebih tua.

Jadi yang masih usia 20’an mulai deh kurangi konsumsi karbo dan manis-manis. Yang udah usia 30’an ke atas, pelan-pelan stop ya kak! Sayangi tubuh dan kulit kita.

11_efek_buruk_gula_terhadap_kesehatan_dan_imunitas_kehilangan_energi_miscella_g
Ilustrasi Orang Kehilangan energi (image courtesy of Medical News Today)

10. Terlalu Banyak Gula Malah Bisa Hilangkan Energi

Memang benar gula memberikan energi tubuh. Tapi gula apa dulu nih kak say? Kalo gula di makanan dan minuman yang pake pemanis buatan sih bahaya yah, kak. Malah bikin energi kita cepat habis.

Sering kan minum teh manis kemasan, awalnya merasa segar, terus kemudian setelahnya haus lagi? Apalagi pas buka puasa nih.

Nah itu disebabkan karena makanan dan minuman kemasan itu hanya menambahkan gula buatan untuk menimbulkan efek segar sesaat, tapi MINIM atau bahkan seringnya NGGAK ADA PROTEIN, SERAT atau LEMAK yang dibutuhkan untuk menambah energi yang sehat untuk tubuh.

Jadi pas mengonsumsi makanan atau minuman manis kemasan dengan pemanis buatan itu Cuma memberikan sensasi segar aja. KAsih energi dikiit aja. Abis itu mah ilang. Bahkan kemudian berujung pada penurunan kadar gula darah secara drastis. Kalo ini terjadi terus menerus akan buruk loh efeknya ke tubuh, salah satunya yaah membuat kerja insulin jad rusak.


Nah, mulai sekarang pilih deh makanan, minuman atau suplemen yang punya serat tinggi, protein dan lemak nabati yang bermanfaat baik buat tubuh kita (link ke artikel produk miscella-g).

11_efek_buruk_gula_untuk_kesehatan_dan_imunitas_bisa_rusak_liver_miscella_g

11. Terlalu Banyak Gula Bisa Rusak Liver

Terlalu banyak konsumsi makanan dan minuman dengan pemanis buatan akan membuat kerja hati atau liver kita jadi berat. Kenapa? Karena pemanis buatan itu akan diuraikan oleh hati/liver kita dan akan disimpan dalam bentuk glikogen.

Nah efek buruk ke liver bila kita sering banget konsumsi makanan dan minuman dengan pemanis buatan adalah glikogen itu akan terlalu banyak disimpan di hati/liver, tidak digunakan dan malah diubah jadi lemak.

Kalo hati/liver kita sudah terllau banyak lemak, maka lama-lama organ tubuh kita itu pun akan jadi rusak.